Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2021

HEWAN-HEWAN YANG DIKISAHKAN DALAM AL QUR’AN

Gambar
HEWAN-HEWAN YANG DIKISAHKAN DALAM AL QUR’AN   Al Qur’an merupakan mukjizat yang terdiri dari kalam-kalam Allah yang disampaikan oleh malaikat Jibril kepada Nabi Muhammad. Al Qur’an diwahyukan oleh Allah Swt kepada Nabi Muhammad untuk diajarkan kepada umatnya dan Al qur’an juga menjadi bukti tentang kerasulan Nabi Muhammad SAW. Al Qur’an menyimpan banyak sekali kisah-kisah menarik yang kaya akan hikmah dan pelajaran yang dapat diambil oleh umat nabi Muhammad Saw. Selain kisah penuh hikmah dari sejarah di masa para Nabi dan Rasul sebelum Rasulullah Saw juga terdapat kisah-kisah hewan yang menjadi saksi bagaimana suatu kaum menerima dan sebagiannya menolak dakwah para Nabi dan Rasul utusan Allah dalam menyampaikan ajaran yang telah diamanahkan kepada mereka (Nabi dan Rasul). Berikut beberapa nama binatang-binatang yang disebut Allah Swt di dalam Kitab-Nya yang suci Al Qur’anul Karim. Dengan kategori hewan yang dijadikan tunggangan. 1.      Unta ( Camelus ) ...

Asyim bin tsabit

Gambar
Banyak cara Allah untuk melindungi hamba-hamba yang dicintaiNya, salah satunya adalah Asyim bin Tsabit. Yang jasadnya dilindungi oleh Allah, Allah mengabulkan doa Asyim  agar jasadnya tidak boleh sampai ada orang kafir yang menyentuh jasadnya. Menjadi guru di jaman Rasulullah fokus utamanya adalah untuk mentarbiyah diri dengan Al-Qur'an,  Agar ilmu dan ruh yang terkandung dalam Al-Qur'an mampu mewarnai diri dan kehidupan, terutama dalam hal ketaatan pada Allah & Rasulullah.  Hal inilah yang mampu mengantarkan para sahabat termasuk Asyim bin Tsabit mampu meng-AlQur'an-kan umat. Karna sebelum meng-AlQur'an-kan umat, terlebih dahulu para sahabat akan meng-AlQur'an-kan diri mereka sendiri. agar dapat benar-benar hidup sesuai ajaran Allah yang terkandung dalam Al-Qur'an. Suatu hari Rasulullah menerima permohonan,  agar Rasulullah bersedia mengutus beberapa sahabat yang dapat mengajarkan Al-Qur'an.  Lalu berangkatlah sepuluh orang sahabat Rasulullah beberapa d...

Pongo pygmaeus

Gambar
Pongo pygmaeus jenis jantan unflanged (pipinya kecil, tidak punya tenggorokan kantung) Nama latinnya  Pongo pygmaeus sejenis kera besar yang berbulu kemerahan, yang lebih dikenal dengan Orangutan.  Orangutan merupakan salah satu dari 4 kera besar yang ada di dunia, yang hanya dapat di temui di Indonesia dan Malaysia. Kera lain yang terkait dengan orangutan adalah gorila, simpanse dan bonobo dari Afrika Walaupun dapat berjalan dengan kakinya, primata yang penyayang ini menghabiskan banyak waktunya untuk berayun dari satu pohon ke pohon lain.   Di Indonesia terdapat tiga jenis Orangutan yang tersebar di Kalimantan dan Sumatera yaitu  Pongo pygmaeus di Borneo,  Pongo abelii  dan Pongo Tapanuliensis  di Sumatera Orangutan merupakan spesies dasar bagi konservasi. Disebut juga dengan umbrella species, karena hilangnya orangutan mencerminkan hilangnya ratusan spesies tanaman dan hewan pada ekosistem hutan hujan yang ada di Indonesia. Orangutan memegang...

Dalam, ada Pesan dengan Segenap Kebingungan

Dalam. Ini kata yang saya rasa tepat untuk mewakilkan kebingungan saya setelah beberapa  kali mengulang membaca  cerpen  'Setelah Para Tetua Pergi'.  https://www.ngodop.com/2021/07/setelah-para-tetua-pergi.html?m=1  Saking dalamnya saya sampai kehilangan kata-kata untuk bisa menjelaskannya, haha... (Jujurlah....Bilang saja tidak tahu buk...) agak bingung bagaimana merincikan apa yang saya tangkap dari maksud tulisan ini. ya...tepatnya bisa dibilang kebingungan. 🥴😑😑 Begini... jika boleh saya menghubungkan cerita ini dengan kondisi yang masih menyedot perhatian cukup banyak di seluruh dunia saat ini, yaitu pandemi yang sedang terjadi sekarang. saya rasa cukup memiliki alasan kuat jika dikaitkan pada kalimat yang saya garis bawahi pada paragraf yang ditulis oleh penulis yang akrab disapa dengan uncle ik ini “Kematian yang wajar. Kematian yang seolah memanusiakan manusia itu sendiri. Seolah-olah semua terjadi secara alami tanpa ada keterlibatan kita di dalamnya....

Sampah

Gambar
Limbah yang satu ini siapa yang tak mengenalnya. Ada banyak macam jenis sampah, dan ada pula pengelompokannya. Sampah memiliki pengertian sendiri. Menurut istilah Lingkungan untuk Manajemen, Ecolink,1996. "Sampah adalah suatu bahan yang terbuang atau dibuang dari sumber hasil aktivitas manusia maupun proses alam yang belum memiliki nilai ekonomis.” Disebut sampah organik yang kita tahu ini terdiri dari jenis-jenis sampah yang dapat terurai atau membusuk karna terdekomposisi oleh mikro organisme, Sedangkan sampah anorganik adalah kebalikannya, sampah jenis ini sulit hancur dan terurai. Lalu apa yang hendak saya bahas disini bukan bagaimana cara dan turunan bagaimana sampah-sampah ini akan, dan berapa lama terurai. Melainkan lebih kepada kebiasaan kita dalam mengelompokkan atau memisahkan sampah sebelum membuangnya. Kebiasaan ini dapat dimulai dari dalam rumah masing-masing, kesadaran untuk membuang sampah pada tempatnya sudah baik. Tapi untuk kebaikan lingkungan pemisahan jenis sam...

MUDACIL Masjid Kapal Munzalan 3

Masalah baru muncul. Setelah proses panjang yang sudah dilalui untuk menyelesaikan rekaman videonya. Videonya memang sudah selesai tapi durasinya kepanjangan, nah ini masalahnya.  Tapi jadi ingat lagi target ku yang sudah diturunkan, bahwa jika kakak mau menyelesaikan saja videonya maka itu sudah bagus.  Jam sudah menunjukkan pukul 10.30. kak Saya sudah tak mau mengulangi lagi merekam videonya. Aku menghargai usahanya. Jadi Bismillah ku kirim hasil rekaman kakak ke panitia via Telegram. Tak menunggu lama balasan pesan dari pak Budiman selaku panitianya masuk lewat WathsApp, beliau menyarankan agar video bisa diulang kembali, karena cara kak saya menyampaikan unik. Tentu saja saran itu tidak bisa di penuhi oleh ku yang tau dengan kondisi kakak yg udah capek berkali-kali mencoba membuat ulang dan aku meminta maaf untuk itu.  Tapi agar dapat memenuhi syarat video diterima yaitu durasi 2.35 menit. Maka video itu harus di potong.  Potongan video Saat hari penilaian tiba...

MUDACIL Masjid Kapal Munzalan 2

  Tiba waktunya untuk kakak merekam aksinya dalam menyampaikan kembali materi yang telah dipilih.  Bagian ini yang paling sulit, pasalnya kak Saya tidak mau ada yang melihat caranya menyampaikan materi. sampai akhirnya hari dimana deadline video dikumpulkan pun tiba. berbagai cara aku dan ayahnya menyemangati kakak, bahkan kami juga membuat video taujih versi kami sendiri dengan materi yang sudah disiapkannya.  karna kami tahu kemampuan kakak dalam bercerita sangat baik,  cuma sayang kepercayaan dirinya yang sangat kurang. nah Mudacil ini menjadi kesempatan untuk ku dan ayahnya untuk membantu kakak melatih kepercayaan dirinya. apalagi ini tidak tampil di panggung, juri nanti hanya akan menyaksikan video-video para peserta dalam ruangan saja. lelah membujuk kak Saya akhirnya kami pamit sebentar untuk membeli camilan dan susu untuk adik-adiknya. sebelum pergi aku meninggalkan  Handphone  ku pada kakak, agar ia dapat melihat hasil video yang ku buat sebelumnya...

MUDACIL Masjid Kapal Munzalan 1

Tahun baru Islam kali ini unik. Kenapa...?, karna untuk pertama kalinya kak Saya mengikuti lomba pidato. Tepatnya pidato dai cilik. Yang diselenggarakan oleh Masjid Kapal Munzalan lewat gerakan-gerakan Pasukan Amal Sholeh nya yang akrab di panggil dengan PASKAS yang masyaallah militan.  Biasanya di kampung kami, sejak Rumah Qur'an aktif , selalu ada pawai obor dengan ratusan santri dan wali santri yang hadir menyemarakkan Tahun Baru Islam, jalanan akan penuh dengan obor-obor yang menyala dan seperti terbang menyusuri jalan-jalan. Suara salawat dan kadang nasyid, mengiringi pawai obor. Indah sekali, dan sebelum Rumah Qur'an hadir, perayaan Tahun Baru Islam atau pun Tahun baru Masehi suasananya selalu biasa-biasa saja, jangan kan hal itu, suara adzan saja jarang terdengar bahkan di hari-hari pertama Ramadhan yang biasanya disambut antusias oleh umat muslim, semua berjalan biasa saja tidak ada ghiroh nya.  Pandemi ini kembali membuat suasana kampung kembali sepi, karena larangan...

Malaikat kecil mu malaikat kecilku

Kami sebut malaikat kecil Bersemayam dalam tubuh yang tak lagi mungil,  Erat..., Berat. Tak kami hirau meski lelah  Tak kami keluh sebab bahagia   Kami panggil malaikat kecil Geraknya semakin sering Berkedut..., menyikut Sebentar lagi kita bertemu Semangat kutingkatkan amalku Semangat kau panjangkan sujudmu Kami kenang malaikat kecil Tuhan menunda pertemuan kita Kau pergi sebelum masing-masing kita sempat membuka mata Aku yang tak sadar di atas meja bedah Kau yang beberapa saat diangkat dari rahim bunda 7 jam masa nya Dan Tuhan sudahi kebersamaan mu dengannya Ia pergi meninggalkan cinta  Menyudahi derita dan luka 70 hari kenangan indah Kami rindu malaikat kecil Tunggu kami Memeluk mu Memeluk mu Dalam kenangan, September 2021

Duta Adab Makan dan Minum

Gambar
Taujih singkat hari ini untuk dayang-dayang Sholeh NG4 (read dgn ejaan English ya mak) NG4 sendiri singkatan dari Nggak Ngaji Nggak Gaul.  Bahasan hari ini simpel,  mudah tapi bahaya ketika tidak dimulai perubahannya dalam kehidupan sehari-hari. Karna ini jadi pembeda untuk kita dengan yang lain. Karna kita Muslim. Tetap dengan bahasa mudah dan santai tidak menggurui, bak bicara dengan teman sendiri, sebenarnya tidaklah mudah. Tapi Alhamdulillah, semoga mereka bisa menerima dan mencerna dengan baik.  🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻 Tiga poin yang dikolom menjadi PR besar hari ini, seperti yang dijelaskan tadi...  Bahasan ini simpel tapi menjadi tak mudah dilaksanakan ketika tidak menjadi hal yang di biasakan untuk bisa menjadi kebiasaan.  (Yaelaaah Bubun ngomong apa yak) 🤭 Hal yang dalam satu hari bisa dilakukan berkali-kali aktifitas makan dan minumnya, tapi tidak ada poin ibadah, bahkan jauh dari yang di ajarkan Rasulullah jika tidak menggunakan adab makan dan...

13.870 hari yang pergi

Gambar
Ada banyak janji dan harap Yang sempat terlaksana Tapi tak sedikit dari semua Harus bersabar untuk terwujud Ada banyak rencana tersusun Tapi tak sedikit, atau... tak banyak darinya Yang harus rela tertiup angin sia-sia Ada banyak luka Ada ribuan tangis yang mengkristal Tapi... tak sedikit juga tawa menghias Sunnatullah...Ku pahami maknanya Berbuah sabar dan syukur Menjadi teman seperjalan Hingga menghadap Nya Hari ini kilas balik 13.870 hari yang lalu Hadir kita penuh cita dan tujuan Itu yang Ia sampaikan Sebelum angin dunia menyapa mu lalu...kemudian aku Kita berjanji tak kan lupakan rindu padaNya Jika telah sampai di dunia Tangismu tangisku pecah Melihat mereka yang menyambut kita Tertawa... Haru...Bahagia...   Tangismu tangisku pecah  Kita berpisah dengan Cinta di Alam sana Tangismu tangisku pecah Takut... Dapatkah kita Istiqomah Berjalan di dunia tanpa sedikit pun lupa padaNya Kini tahun berganti, bulannya datang, harinya tak sama tapi tanggal nya tak berubah Ada beberapa ...

Menggantung Mimpi (bag.4)

Ifan sekarang sudah berhenti menangis, selain karna menangisi kepergian mamak dan bapak setelah peristiwa malam itu. Iya juga sering menangis jika melihat anak-anak berseragam maroon dan hitam melintasi pasar sambil memeluk iqro’ dan ada juga yang memeluk Al Qur’an. Ifan ingin mengaji dan belajar sholat Tia mengingat adik laki-lakinya itu, dia ingin mewujudkannya. Dia akan melakukan apa saja untuk membuat adik-adiknya melupakan kesedihan dan kesulitan yang mereka alami tiga bulan terakhir ini. Tapi dengan cara apa? Kalimat yang selalu memenuhi otaknya. Tia menyandarkan sepeda bututnya di pohon akasia samping rumahnya. sesaat matanya melihat bumbung atap rumah bertingkat dua yang terletak agak jauh dari tempatnya tinggal, rumah itu juga kusam dan suram sama seperti rumahnya, bedanya rumah itu permanen tidak seperti rumahnya yang jika di tiup angin kencang pasti akan terbang. Rumah dua tingkat itu memberikan banyak kehangatan dan kenangan yang indah dalam hidup Tia, dirumah itulah kedua ...

Menggantung Mimpi (bag.3)

Tia memandang Tris yang duduk diatas bebatuan yang berada di bibir pantai dengan perasaan sedih, sudah tiga bulan dari hari itu, saat iya berlari kearah pantai untuk mencari mamak, saat tak ditemukan dimanapun ia berlari pulang ke rumah dengan teriakan panik.  Sejak hari itu setiap sore jika Tia pulang dari pasar, ia dapati adik perempuannya melamun memandang pantai dengan wajah sedih. Tia mengingat semua itu, air matanya menetes melihat keadaan adik nya yang semakin hari semakin kurus dan mereka semua tidak terurus. Terlebih Sahrel yang baru berumur 15 bulan. Si bungsu terpaksa harus mengkonsumsi susu kaleng yang dibuatnya seencer mungkin untuk bisa berhemat dan nasi putih yang diberi garam atau kecap untuk mengenyangkannya. Kalau sebelumnya ia akan bekerja dipasar pada waktu sore dan di hari libur sekolah kini ia harus kepasar setiap pagi hingga sore hari. Ia tak lagi bersekolah karena harus bekerja juga menjaga dan mengurus adik-adiknya, mungkin sudah menjadi nasibnya hanya...

Menggantung mimpi (bag. 2)

Tris menaiki sepeda yang hampir menyaingi tinggi tubuh kecilnya, menuju ujung pantai.  Sesampainya di rumah yang beratapkan daun dan berdinding triplek yang diperkuat dengan kayu-kayu akasia muda agar ketika angin dipantai bertiup kencang rumah itu tak ikut tertiup seperti daun-daun Ketapang dan penage yang tumbuh disepanjang pantai.  "Assalamualaikum", teriak Tris sambil membuka pintu  rumahnya, dilihatnya sahrel tidur di dalam ayunan. Tak ada siapapun didalam rumah, Tris segera keluar, "mungkin Mak agik di pantai", pikirnya.  Ketika membuka pintu ia dapati Tia yang sedang menyandarkan sepeda butut nya di pohon akasia. "Abang Mane long ?". Tanyanya.  "Pasar ikan", jawab Tia singkat sambil mengelap keringat yang banjir di dahinya dengan leher bajunya, "sahrel Mane Tris ?" Tanya nya kemudian. "Tidok", jawab Tris sambil berlalu meninggalkan kak long nya. "Kau nak kemane ?" Teriak Tia melihat Tris yang berlari agak laju...

Adab

Gambar
Berasa pedas mata ini. Melihat para santri-santri bolak balik di warung kecil yg menjual aneka gorengan dan minuman dingin yang harganya jelas bersahabat dikantong mereka. Masalahnya bukan pada apa yg mereka belanjakan dan berapa banyak belanjanya. Tapi cara anak-anak ini makan dan minum sambil berdiri yang jauh dari Sunnah yang diajarkan Rasulullah. Akrabnya disebut adab.  Adab makan dan minum, ini mungkin hal sepele dalam keseharian, tapi ketika ini tak terbiasa dilakukan maka ini jadi hal yang berat untuk diterapkan.  Benar saja. Belum selesai aku mengamati cara mereka makan dan minum sambil berdiri dan berjalan-jalan santai, ada yang makan pakai tangan kiri ada juga yang sambil tertawa-tawa bercanda dengan teman-temannya. Ada juga yang makan sambil berlari ketika melihat ustad dan ustadzah pembimbing kelompoknya datang. Seketika datang pembeli ke warung ini. Kali ini seorang wanita dewasa. Sambil memilih jenis gorengan ia mencomot satu gorengan bakwan dan membubuhi dengan ...

Mengenal Sosok Penyair yang Kini Tinggal Kenangan Sapardi Djoko Damono

Gambar
Sosok yang satu ini dikenal sebagai salah satu penyair ternama Indonesia. Tak ada yang lebih tabah dari hujan bulan Juni , sepenggal syair yang ditinggalkan kepada generasi bangsa berjudul Hujan di Bulan Juni karya-karyanya begitu luar biasa dan sudah banyak bukunya yang menjadi best seller di Indonesia Puisi itu bukan untuk dipahami, melainkan untuk dihayati". - Sapardi Djoko Damono. Saya bangga sekali, kini puisi dapat digemari oleh generasi muda Indonesia. Terutama untuk mereka yang mencintai karya-karya Sapardi Djoko Damono. Rasanya begitu syahdu dapat menghayati puisi dan syair yang beliau goreskan, Mari kita hayati salah satu puisinya dibawah ini. HUJAN DI BULAN JUNI Oleh Sapardi Djoko Damono Tak ada yang lebih tabah Dari hujan bulan JuniDirahasiakannya rintik rindunya Kepada pohon berbunga ituTak ada yang lebih bijak Dari hujan bulan JuniDihapuskannya jejak-jejak kakinya Yang ragu-ragu di jalan itu,Tak ada yang lebih arif Dari hujan bulan Juni Dibiarkannya yang tak terucapk...